Kedua tersangka saat diinterogasi kapolres Jember. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Kedua tersangka saat diinterogasi kapolres Jember. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)



Siras Husen, pengusaha toko oleh-oleh suvenir haji ternama di Jember, diciduk Polres Jember. Gara-garanya, Siras nge-fly dan berpesta sabu di rumahnya, Jalan Mojopahit, Sempusari, Kaliwates, Jember, bersama Wibianto, rekan bisnisnya.

“Pelaku kami amankan saat menggelar pesta miras dan juga mengonsumsi sabu seberat seperempat gram serta 7,5 pil ekstasi warna hijau di rumahnya. Keduanya merupakan rekan bisnis," ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum kepada wartawan.

Dari pengakuan sementara, Wibianto sudah mengonsumsi barang haram tersebut sekitar 1,5 tahun. Sedangkan Siras sudah 2 tahun. Keduanya baru kenal tiga bulan yang lalu.

Alfian mengatakan, untuk tersangka Wibianto, selain sebagai pemakai, juga diduga sebagai pengedar. Hal ini dilihat dari barang bukti berupa timbangan digital yang diamankan dari lokasi tempat kedua tersangka pesta sabu dan ekstasi.

“Dugaan sementara, selain sebagai pemakai, W (Wibianto) juga pengedar karena kami juga menemukan timbangan digital. Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan dan penyidikan terhadap keduanya. Untuk ekstasinya, W mengaku tidak menggunakan saat di Jember, tapi ketika di Surabaya,” beber kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti. Di antaranya kotak plastik berisi 7 setengah butir ekstasi, 1 pipet yang ada sisa bekas sabu, 2 buah bong, 1 timbangan digital, serta korek api. 

“Kaduanya kami jerat dengan Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” pungkas kapolres. 


End of content

No more pages to load