Bungkusan telor busuk diikat seperti pocong yang ditemukan di teras cakades Kesambirampak (Foto Sony Haryono / Situbondo TIMES)

Bungkusan telor busuk diikat seperti pocong yang ditemukan di teras cakades Kesambirampak (Foto Sony Haryono / Situbondo TIMES)


Editor

A Yahya


Rumah H. Wanto Calon Kepala Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo digegerkan dengan penemuan telor busuk yang diikat seperti pocong, Selasa (9/7/2019).

Dua buah telur busuk yang dibalut kain kafan dan diikat mirip pocong tersebut, ditemukan tergeletak di teras rumahnya cakades. Hingga saat ini, belum diketahui siapa yang meletakkan pocong telur busuk itu di teras salah satu rumah cakades Wanto. Padahal, rumah cakades tersebut dilengkapi CCTV. “Karena saat itu, lampu dimatikan sehingga tidak kelihatan pelakunya. Pagi harinya diketahui ada telur busuk yang tergeletak di lantai teras,” kata H. Wanto.

Lebih lanjut, H. Wanto menjelaskan, penemuan telor yang dibungkus mirip pocong tersebut diduga ada orang yang akan berbuat jahat pada dirinya maupun keluarganya. "Saya tidak tahu siapa yang hendak berbuat jahat kepada saya dan keluarga. Barangkali karena saya adalah salah satu kandidat cakades dan pemilik toko sukses, sehingga ada orang yang akan berbuat jahat kepada saya dan keluarga saya. Apakah mungkin ada orang sakit hati atau sebab-sebab lain, saya tidak tahu. Bisa juga salah sasaran, saya tak mau suudzon dulu dalam hal ini,” bebernya.

Sementara itu, keterangan yang disampaikan Kaliyanto, warga Kapongan menjelaskan, maksud dari meletakkan pocong telur busuk itu, diduga untuk mencelakakan seseorang. Karena bungkusan telor busuk yang mirip pocong tersebut diyakini sebagai salah satu alat santet. "Ditemukannya telur busuk ini tidak banyak orang tahu, dikhawatirkan takut menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan atau fitnah," Kata Kaliyanto.


End of content

No more pages to load