Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)



Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq memastikan, pengembangan wisata di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan tetap berbasis pelestarian lingkungan dan mempertahankan ekosistem yang ada.

Ini penting untuk diketahui masyarakat luas, karenanya adanya tanggapan sebagian warga yang mengkhawatirkan terjadinya kerusakan lingkungan, jika di kawasan TNTBS dikembangkan menjadi obyek wisata.

“Kita akan perbaiki sarana jalan yang ada sebagai infrastruktur penunjang. Perbaikan layanan dalam bentuk jasa kepada wisatawan, dan didalamnya ada usaha pelestarian lingkungan sudah ada didalamnya, makanya tidak perlu khawatir akan terjadi kerusakan lingkungan,” kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq.

Bupati menegaskan, program ini berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang melibatkan Kabupaten Lumajang sebagai pengelola kawasan. Maka untuk memastikan akan dikembangkan atau tidak, masih harus menunggu persetujuan terhadap perencanaan yang dipadukan dengan usulan dari Kabupaten Lumajang.

“Kami memastikan usulan kami akan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan dam ekosistem yang ada. Jadi tidak mungkin kami akan melalukan eksploitasi dengan mengabaikan kelestarian lingkungan. Kami pastikan itu,” tegas Bupati Lumajang.

Karenanya, pasca pertamuan dengan pihak Kementerian KLH, pihak Pemkab Lumajang akan menyusun perencanaan yang berbasis kelestarian lingkungan. “Itu mutlak bagi kami,” urainya kemudian.

Hal ini disampaikan Bupati Lumajang untuk menjawab kekhawatiran netizen Lumajang terkait dengan rencana pengembangan destnasi wisata TNBTS yang akan dikembangkan menjadi kawasan wisata yang pembiayaannya akan dilakukan bersama-sama antara Kementerian dan Pemkab Lumajang.


End of content

No more pages to load