Rapat dengan PT. Mutiara Halim digelar di Panti PKK Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Rapat dengan PT. Mutiara Halim digelar di Panti PKK Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)



PT. Mutiara Halim yang selama ini menjalakan KSO dengan Pemkab Lumajang untuk pungutan jasa timbang, akhirnya bersedia menghentikan seluruh kegiatan perusahannya di seluruh Lumajang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur PT. Mutiara Halim, Hasan Pujiono, dalam rapat tertutup dengan Bupati Lumajang yang berlangsung secara tertutup di Aula Panti PKK Lumajang, pada hari ini, Kamis (4/7).

Dalam kesempatan tersebut Hasan Pujiono menyatakan siap untuk menghentikan seluruh kegiatannya, sesuai dengan kehendak Pemkab Lumajang, walaupun awalnya meminta waktu sampai bulan September mendatang.

"Ini sudah keputusan bersama Pak Bupati. Jadi kami sepakat untuk menyerahkan dan mengembalikan masalah ini kepada Pemkab Lumajang. Yang penting kedepannya tidak ada masalah lagi," kata Hasan Pujiono.

Rapat tertutup yang berlangsung pada hari ini sempat membuka sejumlah persoalan, terkait KSO antara Pemkab Lumajang dengan PT. Mutiara Halim Lumajang.

Rapat sempat berlangsung alot terhadap sejumlah persoalan ini. Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq membaca satu persatu pasal-pasal dalam kerjasama antara Pemkab dan Mutiara Halim yang sudah berlangsung sejak era Bupati Achmad Fauzi.

Sekitar pukul 15.00 rapat dihentikan dan akan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah penyerahan atau penghentikan operasional PT. Mutiara Halim tersebut.

"Ini belum selesai. Kita istirahat untuk mambahas draft penyerahan dari Mutiara Halim kepada Pemkab. Sebentar lagi akan kita lanjutkan lagi," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq disela rapat tersebut. 

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Lumajang tersebut juga dihadiri oleh Wabup Lumajang Ir. Indah Amperawati, Plt Sekda Lumajang Agus Triono an sejumlah undangan lainnya.


End of content

No more pages to load