Koperasi Wanita Kartini Pantas Diapresiasi, Ini Dia Kekayaannya

Sambutan Wabup Lumajang Ir. Indah Amperawati saat RAT Kopwan Kartini. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)
Sambutan Wabup Lumajang Ir. Indah Amperawati saat RAT Kopwan Kartini. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)

LUMAJANGTIMES – Koperasi Wanita (Kopwan) Kartini menjadi salah satu koperasi yang patut diapresiasi, tak hanya oleh anggotanya tapi juga dari berbagai pihak. Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati terang-terangan mengakui bahwa koperasi tersebut merupakan kopwan yang paling sehat di antara 205 kopwan lain di Lumajang.

Sejauh ini, Kopwan Kartini memiliki aset tertinggi dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai Rp. 127.651.500. Hal ini terungkap saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita "Kartini" Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (30/1/2019) pagi.

RAT tersebut dalam rangka Tutup Buku Tahun 2018 dan Pembahasan Rencana Kerja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Kopwan Kartini 2019. Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M. Si., yang akrab disapa Bunda Indah. Bunda Indah juga tercatat sebagai salah satu anggota kopwan tersebut.

"Masih ada beberapa koperasi simpan pinjam yang tidak bernafaskan jiwa koperasi, atau tidak sehat, seperti pemilik perorangan tapi beralibi koperasi. Koperasi harus dikelola dengan amanah, supaya dapat bernafaskan jiwa koperasi. Untuk itu, saya merasa bangga menjadi anggota Koperasi Kartini," ujar Bunda Indah.

Dalam sambutannya wabup berharap kopwan yang ada di Lumajang semakin maju dan terus berkembang. Wabup menambahkan, idealnya kopwan tidak hanya menangani simpan pinjam saja, tetapi juga membangun ekonomi yang produktif.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang, Drs. Abdul Majid, M.M., melaporkan tentang koperasi pada 2019. Jumlah perkembangan koperasi pada 2 tahun terakhir mulai 2017 - 2018 jumlah koperasi tercatat 654, jumlah anggota pada 2017 tercatat 112.145 orang sedangkan di tahun 2018 tercatat 128.569 orang. Hal ini tergolong naik.

Sedangkan, untuk koperasi aktif menurun sebanyak 6%. Koperasi tidak aktif naik sebanyak  7% (-), koperasi yang RAT tercatat 378 koperasi, naik 6%. Koperasi yang sudah NIK 413 naik 78%, modal sendiri 241 milyar rupiah naik 14 %, modal luar 169 milyar naik 17%, volume usaha 126 milyar naik 18%. Jumlah aset 244 milyar rupiah naik 27% sedangkan SHU 3,6 milyar rupiah naik 31%.

"Jadi peningkatan pertumbuhan koperasi di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan yang positif dalam berbagai aspek," katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kopwan Kartini yang baru dilantik, Dra. Widijastoeti melaporkan, perkembangan awal anggota Kopwan Kartini sejumlah 190 orang. Sedangkan pada 2018 terdiri 415 orang. Koperasi Kartini pada 2019 SHU-nya mencapai Rp. 127.651.500. SHU ini tertinggi yang dicapai kopwan di Kabupaten Lumajang.

Pewarta : Pawitra Huda Pradana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top