Rusak Banner Caleg PDIP, Terekam CCTV

Rekaman CCTV saat perusakan banner (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Rekaman CCTV saat perusakan banner (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

LUMAJANGTIMES – Sebuah banner berukuran 3x2 milik salah seorang Caleg PDIP dirusak dan ulah pelakunya terekam CCTV dari kantor kantor Notaris di Lumajang. Perusakan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah banner tersebut dipasang oleh Abrar Raditya Radiva, caleg DPRD Lumajang dari PDIP No. 8 untuk Dapil 1 Lumajang.

Berdasarkan rekaman CCTV yang dimiliki Kantor Notaris tersebut menggambarkan seorang pria, pada kamis (10/1) dengan menggunakan sepeda motor berhenti di dekat banner tersebut, kemudian mengawasi situasi sekitar banner, sebelum kemudian merusak banner tersebut dengan menggunakan alat pemotong tertentu.

"Kita memiliki rekamannya, dan kita sudah mengetahui siapa pelakunya. Tapi kita tetap menggunakan prosedur partai, jadi nanti yang akan lapor ke Bawaslu Lumajang adalah partai, dalam hal ini PDIP Lumajang," kata Abrar Raditya Radiva, yang baru meyelesaikan pendidikannya di Belanda.

Abrar juga mengatakan, pihak perusak sebenarnya sudah mengetahui jika ulahnya akan terekam kamera CCTV, karenanya sebelum melakukan pengrusakan pelaku lebih dulu memadamkan aliran listrik kantor notaris tersebut, sehingga selanjutnya CCTV tidak bisa merekam secara keseluruhan perusakan banner tersebut. Rekaman terhenti sampai pelaku memarkir kendaraan dan mengampiri pemutus aliran listrik.

Abrar, yang juga putra dari Notaris Lutfi Irbawanto mengatakan, sejumlah banner caleg dari PDIP lainnya disejumlah titik juga mengalami hal yang sama, yakni dirusak orang tak dikenal, dan semua itu akan segera dilaporkan ke Bawaslu Lumajang.

"Bukan punya saya saja, kabarnya punya caleg lain dari PDIP juga dirusak disejumlah titik," kata Abrar kemudian.

Hal ini sangat disayangkan Abrar, karena seharusnya pesta demokrai ini tidak dikotori oleh perbuatan-perbuatan yang merusak citra demokrasi itu sendiri.

"Saya berharap agar Bawaslu segera bertindak cepat, karena didalamnya ada Gakumbdu, maka pelakunya seharusnya tidak ditindak tegas," kata Abrar kemudian.

Terkait motiv perusakan, Abrar mengaku tidak tahu, namun dipastikan perusakan itu dilakukan dengan disengaja, karena sebelumnya pelaku sudah menyiapkan alat pemotong. Ini dibuktikan dengan pengrusakan yang sangat rapi.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top