Lumajang Banjir Durian, Harga Murah Meriah

Salah satu pedagang durian di Jl. Ahmad Yani Lumajang. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)
Salah satu pedagang durian di Jl. Ahmad Yani Lumajang. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)

LUMAJANGTIMES – Selain terkenal sebagai Kota Pisang, Lumajang juga terkenal dengan buah durian. Seperti yang terlihat belakangan ini di seputaran Jalan Ahmad Yani Lumajang, di mana mulai banyak penjual durian yang memajang dagangannya, beberapa bahkan berani memasang banderol super murah, sepuluh ribuan saja!

"Harganya memang bervariasi mas tergantung ukurannya, dari Rp 10 ribu sampai Rp 120 ribuan," ungkap Rudi, warga asal Klakah yang menjual durian di utara masjid Darul Falah, Jl. A. Yani.

Menurut Rudi, durian yang dijajakannya merupakan durian dari Senduro yang memang sudah terkenal rasa manisnya yang pekat.

Rudi mengaku tak sendiri berjualan durian, karena dia bermitra dengan Fat, warga Sarikemuning Senduro untuk mencari durian-durian berkualitas.

"Sekarang memang lagi musim-musimnya durian, tak heran jika banjir durian. Pembeli juga bisa menyicipi durian sebelum dibeli, yang pasti kalau durian Senduro sudah terkenal enaknya," tambah Rudi.

Soal kelezatan durian Senduro memang diakui oleh Wahid, warga Kepuharjo yang kebetulan sedang asyik makan durian di tempat tersebut.

Wahid sendiri bahkan mengaku bisa habis sampai 3-4 durian sekali beli, dengan harga durian yang dipilihnya berkisar harga 40 ribuan.

"Kalau pas musim gini pasti saya beli dan makan di tempat, rasanya memang beda jika dibandingkan durian dari utara, seperti dari Banyuwangi atau Bondowoso, durian Senduro dan durian Mojo Lumajang lebih legit dan manis," tandasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh warga Situbondo yang kebetulan datang ke Lumajang bersama keluarga, yang langsung memborong sejumlah durian untuk dimakan langsung di tempat, serta sebagian untuk dibawa pulang.

Rudi sang penjual durian sengaja menyewa sebuah gudang kecil di daerah tersebut agar lebih nyaman berjualan.

Sebelumnya Rudi sempat berjualan secara kaki lima di depan Taman Makam Pahlawan, namun dilarang, akhirnya dia memutuskan untuk menyewa lahan untuk berjualan.

"Sehari bisa habis 300 buah, kalau pas ramai bisa habis 1 pikap. Saya biasa berjualan jam 7 pagi sampai jam 11 malam," akunya.

Musim durian seperti ini bisa sampai 7 bulan ke depan. Hal ini tentu menjadi ladang rezeki bagi para petani durian dan pedagang.

Di mana perlu diketahui bahwa sektor pertanian termasuk salah satunya buah-buahan menjadi komoditas yang diandalkan oleh sebagian besar warga Lumajang.

Editor   : Heryanto

 

Pewarta : Pawitra Huda Pradana
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top