Hebohnya, Grebeg Suro Desa Klanting Yang Digelar Sangat Meriah

Salah satu Gunungan yang diarak warga dari Balai Desa menuju lapangan untuk dieprebutkan. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)
Salah satu Gunungan yang diarak warga dari Balai Desa menuju lapangan untuk dieprebutkan. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)

LUMAJANGTIMES – Festival besar-besaran untuk menyambut datangnya 1 Muharram digelar oleh Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang. Dalam penanggalan Jawa, ini bertepatan dengan datangnya 1 Suro, hari pertama pergantian tahun Jawa.

Setelah sebelumnya digelar Jalan Sehat, siang ini warga desa menggelar Grebeg Suro sekaligus Sedekah Desa, Selasa (11/9/2018). Acara diawali dengan takziah ke makam Mbah Singo Joyo, sesepuh babad alas Desa Klanting, pada pagi harinya.

Acara berlanjut tengah hari, saat tiap-tiap warga RW berkumpul di Balai Desa Klanting dengan membawa Gunungan berisi nasi, sayur dan lauk pauk untuk Sedekah Desa.

"Di pertigaan Pancasila juga ada drum band dari MI Nurul Islam, ada sejumlah kesenian termasuk reog, meriah banget seluruh partisipasi warga di sini," tutur Chudori, warga setempat.

Setelah seluruh warga berkumpul di Balai Desa, mereka berjalan beriringan bersama perangkat desa menuju lapangan Desa Klanting, untuk mengikuti prosesi puncak Grebeg Suro. Kepala Desa Sri Purwati, unsur Muspika serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat juga hadir pada acara ini.

Di lapangan, ribuan orang sudah siap menanti acara puncak. Dalam prosesi yang dimulai pukul 2 siang tersebut, warga menggelar doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran seluruh warga desa.

Tiba saat yang dinanti, seluruh Gunungan dari warga diperebutkan oleh warga. Warga tak peduli harus berebut dan berdesakan satu sama lain, tak hanya diyakini bisa mendatangkan keberkahan, tradisi semacam ini juga untuk mengakrabkan antar warga.

"Di tahun-tahun sebelumnya warga di sini rutin menggelar Sedekah Desa, biasanya hanya menggelar tasyakuran atau pertunjukan wayang kulit, namun di tahun ini Desa Gesang menggelar Grebeg Suro secara besar-besaran," tambah warga asli Desa Klanting tersebut.

Warga antusias berkumpul bersama mengikuti sejumlah acara ini, terbukti secara swadaya atau patungan mereka turut memeriahkan Grebeg Suro Desa Klanting. Saat kirab Gunungan dari Balai Desa ke lapangan, warga juga mengenakan berbagai kostum tradisional. Acara terakhir ditutup dengan makan bersama seluruh warga desa.

Pewarta : Pawitra Huda Pradana
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top